Aku Akhirnya Berhenti Mengejar Versi Diriku yang Sempurna
Aku Akhirnya Berhenti Mengejar Versi Diriku yang Sempurna Aku pernah hidup terlalu lama dengan perasaan bahwa aku harus menjadi “lebih”. Lebih kuat. Lebih tenang. Lebih berhasil. Lebih tidak berantakan dari sekarang. Aku terus mengejar versi diriku yang katanya akan membuat semuanya terasa cukup. Versi yang tidak overthinking. Tidak gampang sedih. Tidak takut kehilangan. Tidak capek menghadapi hidup. Dan tanpa sadar… aku terus merasa gagal hanya karena belum menjadi versi itu. Aku melihat diriku seperti proyek yang harus terus diperbaiki. Seolah aku tidak pantas merasa tenang sebelum semuanya sempurna. Padahal semakin aku mengejar kesempurnaan itu, semakin aku jauh dari diriku sendiri. Aku jadi sulit menikmati hidup. Sulit istirahat tanpa rasa bersalah. Sulit menerima bahwa aku juga manusia yang bisa lelah dan tidak selalu baik-baik saja. Sampai akhirnya aku sadar sesuatu yang sangat sederhana… tapi lama sekali untuk aku pahami: Mungkin aku tidak pernah diciptakan untuk menjadi s...