Aku Nggak Ingin Menghilang, Aku Cuma Ingin Berhenti Merasa Terlalu Berat

 

Aku Nggak Ingin Menghilang, Aku Cuma Ingin Berhenti Merasa Terlalu Berat

Kadang aku bilang,

“Aku pengen hilang sebentar.”

Tapi sebenarnya…
aku nggak benar-benar ingin menghilang.

Aku cuma capek merasa terlalu berat setiap hari.

Capek bangun dengan kepala yang sudah penuh duluan.
Capek berpura-pura biasa saja saat di dalam semuanya terasa berisik.
Capek jadi orang yang selalu terlihat tenang, padahal pikirannya tidak pernah benar-benar diam.

Dan yang paling melelahkan adalah…
aku sering tidak tahu harus menjelaskan ini ke siapa.

Karena dari luar hidupku terlihat normal.

Aku masih bisa ketawa.
Masih bisa ngobrol.
Masih bisa menjalani hari seperti biasanya.

Tapi ada bagian dari diriku yang diam-diam terus berusaha bertahan dari isi kepala sendiri.

Kadang aku iri sama orang yang bisa hidup tanpa memikirkan semuanya terlalu dalam.
Yang bisa tidur tanpa perang dengan pikirannya sendiri.
Yang bisa menjalani hari tanpa merasa sesak oleh hal-hal yang bahkan belum terjadi.

Sementara aku…
bahkan saat semuanya baik-baik saja, kepalaku tetap terasa berat.

Dan di titik itu aku sadar sesuatu:

Aku bukan ingin pergi dari dunia.
Aku cuma ingin istirahat dari rasa lelah yang terus tinggal di kepala.

Aku ingin satu hari di mana pikiranku tidak terlalu berisik.
Satu malam di mana aku bisa tidur tanpa mengulang semua hal di kepala.
Satu momen di mana aku tidak harus terus kuat untuk diriku sendiri.

Dan mungkin… itu manusiawi.

Sekarang aku mulai belajar untuk tidak memusuhi diriku sendiri saat merasa berat.

Karena mungkin aku bukan lemah.
Mungkin aku cuma terlalu lama menanggung semuanya diam-diam.

Dan untuk pertama kalinya, aku mencoba berhenti memaksa diriku terlihat “baik-baik saja” setiap waktu.

Aku cuma ingin hidup terasa sedikit lebih ringan.

Sedikit saja… sudah cukup.

Komentar